Secara sederhana, Wireless LAN dapat diartikan sebagai perangkat tanpa kabel yang dipakai untuk menyambung jaringan komputer lokal atau lebih dikenal sebagai LAN (Local Area Network) dengan menggunakan udara sebagai media perantaranya.
Jenis sambungan Wireless LAN ada dua yaitu W-LAN Outdoor dan W-LAN Indoor. W-LAN Outdoor dipakai untuk menghubungkan perangkat yang ada di luar ruangan, mengikuti standar 802.16. Sedangkan W-LAN Indoor dipakai untuk menghubungkan perangkat yang ada di dalam ruangan, mengikuti standar 802.11 (keterangan tentang standar protokol 802.11 lebih jelasnya dibahas pada Bab II).
Kebutuhan user akan teknologi telekomunikasi dan komunikasi data kini mulai mengarah pada penggunaan teknologi komunikasi yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya user yang banyak memanfaatkan jaringan wireless untuk melakukan komunikasi. Oleh karena itu mobile data communication mulai dikembangkan untuk mendukung mobilitas user dan faktor fleksibilitas. Maka kini telah dikembangkan suatu LAN berbasis wireless yang dinamakan dengan Wireless LAN. Keunggulan Wireless LAN daripada wired LAN (dengan menggunakan kabel) antara lain adalah:
1. Mobilitas user
2. Hemat dan fleksibel
3. Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan
Cara Kerja Jaringan Wireless
Pada dasarnya prinsip kerja pada jaringan Wireless LAN sama saja dengan jaringan yang menggunakan ethernet card atau jaringan kabel, perbedaannya yang utama adalah media transmisinya, yaitu melalui udara. Sedangkan pada jaringan ethernet card menggunakan media transmisi melalui kabel. Pada Wireless LAN terdapat dua macam topologi yang biasa digunakan yaitu peer-to-peer atau ad-Hoc dan access point.
Sebuah LAN atau jaringan lokal yang media transmisinya melalui kabel udara biasanya menggunakan frekuensi bebas lisensi yaitu pada band 2,4 GHz dan 5 GHz. Wireless (base station) mentransmisikan frekuensi radio ke area sekitarnya sesuai dengan kekuatan daaya dari pemancar yang dimiliki oleh Access Point. AP pada Wireless LAN memiliki fungsi yang mirip seperti HUB. HUB adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan Ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Tanpa menggunakan AP, komputer yang mempunyai wireless adapter hanya dapat berkomunikasi lewat point to point. Di mana pada jaringan yang menggunakan kabel tipe point to point ini mirip dengan sistem jaringan kabel tanpa HUB, yang biasa disebut dengan istilah Cross Link.
Access point mengeluarkan sinyal (code) SSID (Service Set Identifier) yaitu nama sinyal radio yang diberikan pada jaringan tanpa dan pada semua komputer yang akan terhubung dengan access point tersebut harus dikonfigurasi dengan menggunakan SSID yang dikeluarkan access point tersebut, agar semua komputer dapat berkomunikasi dengan WLAN yang sama. Biasanya setting standar SSID dari pabrik menggunakan nama default. Nama SSID dapat diganti dengan mengubah konfigurasi pada access point.
Software yang terhubung oleh Jaringan Wireless
Sebuah jaringan nirkabel memiliki software yang terletak dalam beberapa bagian didalam jaringan, sebuah sistem operasi jaringan atau NOS seperti Microsoft NT server dapat dipasang di PC yang memiliki kualitas High End dimana NOS dapat menyediakan layanan dan aplikasi lainnya.
Software klien biasanya diletakkan pada user berfungsi sebagai guide untuk user baik pada saat melakukan navigasi local maupun melewati jaringan. Dalam beberapa kasus ditempatkan gateway sebagai midle wale diantara komputer user dengan aplkasi software yang berada di server.
Hardware yang terhubung oleh Jaringan Wireless
• WLAN PCI
Adapter ini di pasang pada komputer desktop yang menggunakan slot PCI.
• USB WLAN
Berguna bagi user yang menggunakan laptop atau notebook, tetapi ingin terkoneksi pada jaringan wireless juga bisa menggunakan USB WLAN ini. Sehingga notebook tetap dapat terhubung dengan jaringan tanpa dipengaruhi posisi, sepanjang masih dalam jangkauan access point.
• WLAN PCMCIA
Bagi pengguna notebook juga tersedia adapter WLAN yang menggunakan slot tipe PCMCIA. Pada kebanyakan notebook model terbaru bahkan adapter wirelessnya sudah terintegrasi di dalam chipset, yang sering kita dengar dengan istilah Centrino. Jadi notebook yang sudah menggunakan teknologi seperti ini tidak perlu lagi menggunakan adapter tambahan lagi untuk berkomunikasi pada jaringan wireless.
• Access Point
Dengan menggunakan Access Point dapat menghubungkan antara jaringan yang menggunakan kabel dan jaringan yang menggunakan perangkat wireless.
Pada AP juga ada yang menyertakan dengan fitur router, sehingga klien (Client) dapat berbagi pakai akses internet tanpa perlu server dengan menggunakan satu line saja. Biasanya router pada AP memerlukan koneksi DSL/Cable untuk bisa berbagi pakai akses internet.
• Router
Router merupakan salah satu perangkat pendukung utama yang digunakan dalam Wide Area Network (WAN). Fungsinya untuk meneruskan atau meminta informasi (paket data) ke alamat IP yang berjauhan dan berada di network yang berlainan. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh HUB, bridge ataupun switch. Pada router proses seleksi atau pe–router-an dilakukan pada network layer dari arsitektur jaringan komputer. Artinya, proses seleksi bukan pada ethernet address tapi pada lapisan yang lebih tinggi seperti IP address.
• Switch
Switch adalah sejenis bridge yang juga bekerja pada lapisan data link tetapi memiliki keunggulan karena memiliki sejumlah port yang masing-masing memiliki domain collision sendiri-sendiri. Switch menciptakan virtual private network (VPN) dari port pengirim dan port penerima. Jadi, pada saat 2 host (komputer) sedang berkomunikasi pada port switch tersebut, maka tidak akan mengganggu segmen lain yang sedang aktif juga. Dan jika satu port sedang sibuk, port-port lain tetap dapat berfungsi. Dengan switch memungkinkan transmisi full-duplex untuk berhubungan antar port. Pengiriman dan penerimaan dapat dilakukan bersamaan dengan menggunakan VPN.
Read More ..
Senin, 08 November 2010
Rabu, 20 Oktober 2010
ternyata
pagi ini langit berwajah sendu
matahari tak seramah hari biasanya ku memulai hari
ku mulai sadar ada sesuatu
mungkin hanya perasaanku saja
atau hanya imaji belaka
ku teguk secangkir teh hangat untuk menyingkirkan perasaan ini
tapi perasaan gak pasti ini terus menggangu
hingga senja datang menjemput memberi sebuah kabar
ternyata kau sudah bersamanya kali ini..
by : kungfudana 20102010 Read More ..
matahari tak seramah hari biasanya ku memulai hari
ku mulai sadar ada sesuatu
mungkin hanya perasaanku saja
atau hanya imaji belaka
ku teguk secangkir teh hangat untuk menyingkirkan perasaan ini
tapi perasaan gak pasti ini terus menggangu
hingga senja datang menjemput memberi sebuah kabar
ternyata kau sudah bersamanya kali ini..
by : kungfudana 20102010 Read More ..
Label:
gak penting
sebuah alasan
pandangilah kecantikanmu lewat kedua mataku
dengarkanlah suaramu lewat kedua telingaku
rasakan cintamu lewat hatiku
sentuhlah tubuhmu lewat jemariku
maka kau akan mengerti betapa aku mencintaimu..
by : kungfudana 20102010 Read More ..
dengarkanlah suaramu lewat kedua telingaku
rasakan cintamu lewat hatiku
sentuhlah tubuhmu lewat jemariku
maka kau akan mengerti betapa aku mencintaimu..
by : kungfudana 20102010 Read More ..
Label:
gak penting
Selasa, 19 Oktober 2010
Perkembangan telematika kedepan
Saat ini, computer dan piranti pendukungnya telah masuk ke dalam setiap aspek kehidupan manusia. Sejak ditemukkannya komputer generasi pertama pada tahun 1941, dunia telah memulai era komputasi. Komputer pun telah banyak melahirkan banyak bidang baru, salah diantara bidang itu adalah telematika.
Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis,yaitu telematique yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Simon Nora dan Alan Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe yang terbit pada tahun 1978.
Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari Telecommunication and Informatics sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam berkembang menjadi wacana multimedia. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah telemtika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), telematika, multimedia, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermunculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya saja teknologi perakitan prosesor yang sudah bisa memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalah tersedianya akses hotspot dimana-mana sehingga hampir setiap orang dapat mengaksesnya. Selain akses point dimana-mana, saat ini masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan telematika semakin cepat. Hal ini membuat menjamurnya warung-warung penyedia jasa layanan internet menjamur dimana-mana. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.
sumber : http://code86.wordpress.com/2009/10/09/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-trend-ke-depan-telematika/ Read More ..
Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis,yaitu telematique yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Simon Nora dan Alan Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe yang terbit pada tahun 1978.
Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari Telecommunication and Informatics sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam berkembang menjadi wacana multimedia. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah telemtika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), telematika, multimedia, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermunculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya saja teknologi perakitan prosesor yang sudah bisa memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalah tersedianya akses hotspot dimana-mana sehingga hampir setiap orang dapat mengaksesnya. Selain akses point dimana-mana, saat ini masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan telematika semakin cepat. Hal ini membuat menjamurnya warung-warung penyedia jasa layanan internet menjamur dimana-mana. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.
sumber : http://code86.wordpress.com/2009/10/09/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-trend-ke-depan-telematika/ Read More ..
Label:
Pengantar Telematika
Perkembangan telematika
Perkembangan teknologi terkini dari sisi hardware kita sudah melihat bermunculannya produk-produk IT mutakhir dengan karakteristik lebih kecil dan cepat, murah, dan muncul format-format unik yang berbeda seperti gadget yang menjamur dewasa ini. (saya sering lihat orang, di telinga pake handsfree bluetooth, di tangan nenteng laptop, di sakunya ada ipod, … ). Kemudian orang menggunakannya pun sudah di berbagai tempat. Bayangkan, banyak sekali coffeeshop, mall, restoran, yang tersedia fasilitas wireless access point untuk koneksi ke internet.
Selain tersedianya wireless access point dimana-mana, saat ini juga orang sudah mudah mengakses internet baik di rumah ataupun di kantor menggunakan jaringan broadband punyanya telkom (telkomnet@instan), backbone Indosat IM2, XL, atau jaringan 3G dan 3.5G yang dimiliki oleh operator telekomunikasi.
Dengan ketersediaan sarana dan infrastruktur seperti itu, tentunya akan mudah dong program pendidikan nasional dijalankan. Walaupun pada realitanya tetap saja jumlah kelulusan siswa dari sekolah masih minim. Untuk dibayangkan juga, bila saja perangkat tadi kita gabungkan dengan ketersediaan jaringan, serta ditunjang oleh konten pembelajaran yang disediakan oleh institusi kita di tanah air, seperti itb, unpad, upi maka hasilnya adalah orang-orang kita bisa makin cerdas, makin kritis terhadap segala informasi, serta tahu bagaimana menangani informasi. Belajar pun tentu saja bakal jadi proses yang menyenangkan, karena guru telah membekali dirinya dengan pengetahuan multimedia yang memadai untuk menggantikan cara belaja r konvensional ke arah pembelajaran audiovisual.
Tren ke depan untuk pemanfaatan TIK juga tidak kalah menariknya dari pemanfaatan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala tera, menggunakan multicore processor, dengan multislot memori, dengan kapasitas harddisk yang multitera (bingung juga tingkatan kapasitas di atas tera..J) bakal bermunculan dengan harga yang rasional. (komputer pertamaku dulu cuma prosesor 350Mb, Ram 64 Mb, Hardisk 8 Gigs, dengan komputer ini kuberhasil menyelesaikan tugas akhir S1 dengan salingan main games dan mp3 musik dan nonton film).
Komputasi berskala tera ini, juga didukung dengan kecepatan akses jaringan wireless dan wireline dengan bandwidth yang terabyte. Tentu saja hal tersebut menumbuhkan factor baru dari perkembangan teknologi. Antar muka pun sudah semakin ‘human’. Lihat saja software microsoft, desktop ubuntu, googleapps, yahooapps, live, semuanya berlomba menampilkan tampilan yang menarik dan lebih ‘human’ dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal tersebut ditunjang dengan search engine yang bertenaga disel.. (saking cepatnya) mengkoleksi sekumpulan informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya.
Dan tentu saja, era robotics sudah ada di depan mata kita. Segenap engine dengan kemampuan adaptif dan self learning sudah banyak dibuat dalam industri berskala kecil dan menengah. Riset-riset pun terus menerus dibuat, termasuk di tanah air. Jadi, dengan teknologi ini, kemampuan manusia yang terus berkembang.. Seharusnya ada yang bisa kita harapkan.
Bila melihat tren pertumbuhan pengembangan, dan pemanfaatan TIK di perguruan tinggi, kita bisa melihat potensi yang dimiliki oleh negara kita lumayan cukup besar. Di Asia, Indonesia memilik kurang lebih 130.095 mahasiswa bidang telematika, 5330 fakultas/sekolah, dan 359 institusi telematika.
The challenge? … tentu saja produktivitas yang bisa ditunjukkan dari semua insan IT yang ada di tanah air. Bila saja 10% dari seluruh mahasiswa membuat satu buah tugas IT setiap bulan, membangun aplikasi dengan fungsi yang spesifik dengan platform beragam, maka kita dapat memperoleh 1300 software freeware atau proprietary yang bakal memudahkan orang memakai perangkat komputernya dan mengurangi cost pengeluaran devisa negara. Just anoter little opinion of mine..
sumber :http://ariefbb.wordpress.com/2008/02/05/perkembangan-telematika-%E2%80%A6-just-my-another-unpopular-blogtitle/ Read More ..
Selain tersedianya wireless access point dimana-mana, saat ini juga orang sudah mudah mengakses internet baik di rumah ataupun di kantor menggunakan jaringan broadband punyanya telkom (telkomnet@instan), backbone Indosat IM2, XL, atau jaringan 3G dan 3.5G yang dimiliki oleh operator telekomunikasi.
Dengan ketersediaan sarana dan infrastruktur seperti itu, tentunya akan mudah dong program pendidikan nasional dijalankan. Walaupun pada realitanya tetap saja jumlah kelulusan siswa dari sekolah masih minim. Untuk dibayangkan juga, bila saja perangkat tadi kita gabungkan dengan ketersediaan jaringan, serta ditunjang oleh konten pembelajaran yang disediakan oleh institusi kita di tanah air, seperti itb, unpad, upi maka hasilnya adalah orang-orang kita bisa makin cerdas, makin kritis terhadap segala informasi, serta tahu bagaimana menangani informasi. Belajar pun tentu saja bakal jadi proses yang menyenangkan, karena guru telah membekali dirinya dengan pengetahuan multimedia yang memadai untuk menggantikan cara belaja r konvensional ke arah pembelajaran audiovisual.
Tren ke depan untuk pemanfaatan TIK juga tidak kalah menariknya dari pemanfaatan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala tera, menggunakan multicore processor, dengan multislot memori, dengan kapasitas harddisk yang multitera (bingung juga tingkatan kapasitas di atas tera..J) bakal bermunculan dengan harga yang rasional. (komputer pertamaku dulu cuma prosesor 350Mb, Ram 64 Mb, Hardisk 8 Gigs, dengan komputer ini kuberhasil menyelesaikan tugas akhir S1 dengan salingan main games dan mp3 musik dan nonton film).
Komputasi berskala tera ini, juga didukung dengan kecepatan akses jaringan wireless dan wireline dengan bandwidth yang terabyte. Tentu saja hal tersebut menumbuhkan factor baru dari perkembangan teknologi. Antar muka pun sudah semakin ‘human’. Lihat saja software microsoft, desktop ubuntu, googleapps, yahooapps, live, semuanya berlomba menampilkan tampilan yang menarik dan lebih ‘human’ dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal tersebut ditunjang dengan search engine yang bertenaga disel.. (saking cepatnya) mengkoleksi sekumpulan informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya.
Dan tentu saja, era robotics sudah ada di depan mata kita. Segenap engine dengan kemampuan adaptif dan self learning sudah banyak dibuat dalam industri berskala kecil dan menengah. Riset-riset pun terus menerus dibuat, termasuk di tanah air. Jadi, dengan teknologi ini, kemampuan manusia yang terus berkembang.. Seharusnya ada yang bisa kita harapkan.
Bila melihat tren pertumbuhan pengembangan, dan pemanfaatan TIK di perguruan tinggi, kita bisa melihat potensi yang dimiliki oleh negara kita lumayan cukup besar. Di Asia, Indonesia memilik kurang lebih 130.095 mahasiswa bidang telematika, 5330 fakultas/sekolah, dan 359 institusi telematika.
The challenge? … tentu saja produktivitas yang bisa ditunjukkan dari semua insan IT yang ada di tanah air. Bila saja 10% dari seluruh mahasiswa membuat satu buah tugas IT setiap bulan, membangun aplikasi dengan fungsi yang spesifik dengan platform beragam, maka kita dapat memperoleh 1300 software freeware atau proprietary yang bakal memudahkan orang memakai perangkat komputernya dan mengurangi cost pengeluaran devisa negara. Just anoter little opinion of mine..
sumber :http://ariefbb.wordpress.com/2008/02/05/perkembangan-telematika-%E2%80%A6-just-my-another-unpopular-blogtitle/ Read More ..
Label:
Pengantar Telematika
Definisi Telematika
Asal Mula Kata TELEMATIKA
Ini adalah salah satu pengertian tentang telamatika yang saya dapatkan. Semoga artikel ini dapat berguna bagi pembaca yang melihat blog saya.
Orang Indonesia ternyata memang sering sekali mengadopsi bahasa. Salah satu contohnya adalah kata “TELEMATIKA” yang seringkali diidentikkan dengan dunia internet di Indonesia. Dari hasil pencarian makna telematika ternyata Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi¬ menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
…Untuk mengerti makna TELEMATIKA yang menurut pak Moedjiono yang merupakan konvergensi dari
Tele=”Telekomunikasi”,
ma=”Multimedia” dan
tika=”Informatika”
kita perlu perhatikan perbedaan antara BIDANG ILMU.
Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Jika membaca dari kedua tulisan diatas saya bisa menyimpulkan bahwa sampai saat ini kepanjangan Telematika masih rancu antara “Telekomunikasi dan Informatika” ataukah “Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika”.
sumber : http://obelghacuex.blogspot.com/2009/12/definisi-telematika.html Read More ..
Ini adalah salah satu pengertian tentang telamatika yang saya dapatkan. Semoga artikel ini dapat berguna bagi pembaca yang melihat blog saya.
Orang Indonesia ternyata memang sering sekali mengadopsi bahasa. Salah satu contohnya adalah kata “TELEMATIKA” yang seringkali diidentikkan dengan dunia internet di Indonesia. Dari hasil pencarian makna telematika ternyata Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi¬ menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
…Untuk mengerti makna TELEMATIKA yang menurut pak Moedjiono yang merupakan konvergensi dari
Tele=”Telekomunikasi”,
ma=”Multimedia” dan
tika=”Informatika”
kita perlu perhatikan perbedaan antara BIDANG ILMU.
Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Jika membaca dari kedua tulisan diatas saya bisa menyimpulkan bahwa sampai saat ini kepanjangan Telematika masih rancu antara “Telekomunikasi dan Informatika” ataukah “Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika”.
sumber : http://obelghacuex.blogspot.com/2009/12/definisi-telematika.html Read More ..
Label:
Pengantar Telematika
Selasa, 11 Mei 2010
resensi novel twilight
Novel ini sebenernya menurut aku terlalu mengedepankan perasaan, ya..secara ditulis dari sisi tokoh utamanya Isabella Swan yang diceritakan gadis muda umur 18-an dan belum pernah merasakan pacaran, nah loh!. Jadi ceritanya sangat melankolis dan mendayu-dayu. Bella pindah dari kota yang penuh cahaya matahari Phoenix ke kota muram yang sering hujan dan masih dikelilingi hutan lebat; Forks. Kepindahan Bella ini karena ingin mamanya Renee yang menikah lagi tidak terganggu pernikahannya dengan Phil, suami kedua-nya. Bella memilih tinggal bersama Charlie, Ayah biologisnya di Forks.
Semula tinggal di Forks seperti memenjarakan diri dengan sengaja, tapi semua berubah ketika Bella bertemu dengan serombongan keluarga dr.Cullen di Sekolah SMU barunya di Forks. Dan salah satu dari kelurga itu yaitu Edward Cullen yang digambarkan memiliki ketampanan yang jahat,dingin namun misterius dan sempurna. Keluarga dr.Cullen yang semuanya Vampire, adalah Vampire yang tidak memangsa manusia..(ada-ada ajah ya!) tapi cuma binatang, sehingga mereka gemar berburu di hutan.
Singkat cerita Bella akhirnya pacaran dengan Edward dan Bella sedikit demi sedikit mengungkap jati diri Edward dan keluarganya. Kebanyakan penduduk Forks tidak ada yang tahu bahwa keluarga dr.Cullen adalah Vampire! Hebat kan?
Rasa penasaran Bella yang menggebu-gebu khas anak muda, membawanya dalam hubungan yang lebih rumit dan dalam dengan Edward. Dan katika ada Vampire dari Koloni lain yang pemburu manusia datang, masalah kemudian timbul. Keluarga Cullen yang sangat membela Bella menjadi sesuatu permainan yang sangat menarik bagi Koloni tersebut. Akhirnya Bella menjadi target buruan bagi koloni tersebut dan Keluarga Cullen tentu saja membelanya mati-matian (eh, Vampire kan udah mati ya..?!
Lantas bagaimana kisah selanjutnya..jreng-jreng…silakan baca sendiri di Novel Twilight..hehehhe…
Gak seru dong, kalo tak ceritan semua, ntar kejutan-kejutannya jadi gak asik lagi pas baca, karena udah di kasih tahu..ya gak siii…
Baedeweh, meskipun mendayu-dayu, ini novel enak banget dibacanya, Bestseller gitu loh..two tumb up buat Tante Stepheni, jadi kepengan baca kisah lanjutannya, di New Moon-Dua Cinta neehh…
sumber : http://eviwidi.wordpress.com/2008/07/04/resensi-novel-twilight-%E2%80%93-stepheni-meyer/ Read More ..
Semula tinggal di Forks seperti memenjarakan diri dengan sengaja, tapi semua berubah ketika Bella bertemu dengan serombongan keluarga dr.Cullen di Sekolah SMU barunya di Forks. Dan salah satu dari kelurga itu yaitu Edward Cullen yang digambarkan memiliki ketampanan yang jahat,dingin namun misterius dan sempurna. Keluarga dr.Cullen yang semuanya Vampire, adalah Vampire yang tidak memangsa manusia..(ada-ada ajah ya!) tapi cuma binatang, sehingga mereka gemar berburu di hutan.
Singkat cerita Bella akhirnya pacaran dengan Edward dan Bella sedikit demi sedikit mengungkap jati diri Edward dan keluarganya. Kebanyakan penduduk Forks tidak ada yang tahu bahwa keluarga dr.Cullen adalah Vampire! Hebat kan?
Rasa penasaran Bella yang menggebu-gebu khas anak muda, membawanya dalam hubungan yang lebih rumit dan dalam dengan Edward. Dan katika ada Vampire dari Koloni lain yang pemburu manusia datang, masalah kemudian timbul. Keluarga Cullen yang sangat membela Bella menjadi sesuatu permainan yang sangat menarik bagi Koloni tersebut. Akhirnya Bella menjadi target buruan bagi koloni tersebut dan Keluarga Cullen tentu saja membelanya mati-matian (eh, Vampire kan udah mati ya..?!
Lantas bagaimana kisah selanjutnya..jreng-jreng…silakan baca sendiri di Novel Twilight..hehehhe…
Gak seru dong, kalo tak ceritan semua, ntar kejutan-kejutannya jadi gak asik lagi pas baca, karena udah di kasih tahu..ya gak siii…
Baedeweh, meskipun mendayu-dayu, ini novel enak banget dibacanya, Bestseller gitu loh..two tumb up buat Tante Stepheni, jadi kepengan baca kisah lanjutannya, di New Moon-Dua Cinta neehh…
sumber : http://eviwidi.wordpress.com/2008/07/04/resensi-novel-twilight-%E2%80%93-stepheni-meyer/ Read More ..
Label:
Bahasa Indonesia